Sejumlah wartawan dari media cetak dan elektronik berunjuk rasa di halaman kantor Wali Kota Palembang, 8 juli 2011.
Mereka menuntut agar pelaku penganiayaan terhadap wartawan koran mingguan media rakyat. Pengunjuk rasa diterima Wakil Wali Kota Palembang Romi Herton.
Romi menyatakan prihatin dengan aksi kekerasan terhadap wartawan.
“Kita minta pihak berwajib mengusut tuntas kasus ini. Pelaku mesti ditangkap. Apalagi identitasnya sudah diketahui,” ujarnya.
Menurut dia, aksi premanisme terhadap wartawan bisa berdampak buruk bagi kehidupan pers. Padahal, sejatinya pers adalah salah satu pilar demokrasi.
“Kejadian ini sangat tidak dibenarkan karena melanggar hukum. Apalagi hampir menghilangkan nyawa orang lain,” kata romi.
